Make your own free website on Tripod.com
I. SEKILAS PKB MESIR

Partai merupakan bagian dari sistem kehidupan bernegara pada era masa sekarang. Keberadaan partai sangat dibutuhkan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, PKB pun hadir (1998) atas tuntutan dan kebutuhan suatu komunitas masyarakat. Sebagai partai yang baru berdiri, PKB cukup mengukir prestasi dalam sejarah perpolitikan masyarakat Indonesia. Sebagaimana diketahui, partai PKB mendapatkan respons yang sangat tinggi dari msyarakat, hingga pada pemilu 1998 partai ini termasuk dalam kategori partai besar. Respons tersebut tak lagi dibatasi oleh batasan geografis. Para penduduk Indonesia yang berada di luar negeri, seperti Saudi Arabia, Mesir, Malaysia, Belanda dan lain-lain turut memperkuat arus tersebut. Dari arus ini, akhirnya terbentuklah "ruang-ruang kecil" dalam bentuk cabang di luar negeri sebagai aplikasi dari kepedulian putra-putra bangsa kepada ibu pertiwi. "Ruang-ruang Kecil" ini tak lain bertujuan untuk memperkuat arus yang ada, hingga arus ini tak lagi hanya sebagai "arah jalan" dari beberapa jalan yang ada, tapi membawa gelombang yang sangat menentukan bagi negara Indonesia.
Tentunya prestasi di atas dirasa perlu untuk terus dipertahankan dan dikembangkan. Di sini, PKB harus terus memperhatikan generasinya. Para generasi PKB sangat menentukan nasib PKB di masa yang akan datang. Diharapkan para generasi muda ini bisa menjadikan slogan "maju tak gentar membela yang benar" dan "menuju pluralitas tunggal" menjadi kenyataan. Dalam konteks pengkaderan ini tidak ketinggalan pula para kader yang berlajar di "Bumi Kinanah" ini juga ikut andil dalam pengkaderan tersebut. Maka dengan adanya PKB MESIR ini, diharapkan para generasi muda akan semakin terarah dan timbul semangat baru dalam membangun bangsa melalui wadah Partai Bebangkitan Bangsa.

II. SEJARAH SINGKAT PKB MESIR

Melihat banyaknya putra-putra bangsa yang menimba ilmu di negeri para Ambiya' ini, kiranya dianggap perlu untuk membuat sebuah wadah sebagai aspirasi politik mereka masing-masing. Bukan hanya PKB saja yang berinisiatif untuk membuat cabang di Mesir, hampir semua partai politik yang ada di Indonesia-pun demikian, karena memang saat itu bertepatan menjelang pemilu tahun 1999. Akan tetapi sampai saat ini yang masih nampak eksistensinya hanyalah PKB dengan PKS.
Hal di atas lah yang mendasari munculnya keinginan bersama para mahasiswa [yang berbasis PKB] guna membentuk wadah yang dapat menampung aspirasi Nahdliyyin yang berada di luar negeri. Maka pada tanggal 28 Mei 1999 terealisasilah keinginan tersebut dengan mendatangkan Dewan Syuro DPP-PKB Pusat, KH. Drs. Dawam Anwar [Alm] guna mendeklarasikan berdirinya PKB Perwakilan DKI Jakarta di Mesir. Pendeklarasian tersebut berlangsung di Sekretariat KMNU. Dalam rembug bersama, terpilihlah Bapak Dr. H. Sayuthi Anshari Nasution, MA (Minang) sebagai Ketua Umum Tanfidziyah Pertama untuk masa jabatan 1999-2003.
Susunan Kepengurusan saat itu dibentuk tanpa melalui ajang Musyawarah Cabang, sebagai forum tertinggi yang berhak memilih Ketua dan segala kebijakan yang berkaitan dengan organisasi. Hal ini disebabkan pendeklarasian PKB waktu itu sangat mendesak untuk segera dibentuknya kepengurusan dalam rangka menghadapi PEMILU 1999. Maka tidaklah mengherankan jika kepengurusan yang terbentuk hanyalah hasil dari musyawarah para sesepuh [sebagai ganti dari MUSCAB], beserta dengan generasi muda yang di anggap mampu memegang amanat PKB cabang Mesir, dengan menginduk DPP-PKB Pusat di Jakarta.
Setelah ketua terpilih berhasil mengantarkan PKB MESIR dalam pemilu 1999, dengan mendapatkan rengking dua setelah PKS, Bapak Dr H. Sayuti harus pulang ke tanah air karena sudah menyelesaikan studinya di al-Azhar. Akhrinya para pengurus sepakat secara aklamasi untuk menggantikan posisi ketua Bapak Dr. Sayuti oleh Saudara Ali Mu'in, (Kebumen) yang sebelumnya adalah sebagai wakil ketua. Setelah dua tahun berjalan Saudara Ali Mu'in Memegang komando kepengurusan PKB MESIR, tibalah saatnya beliau harus pulang juga ke tanah air, karena beliau sudah menyelesaikan tugas utamanya (studi).
Dalam kurun waktu dua bulan PKB MESIR sempat mengalami kepakuman karena tidak adanya ketua yang menjabat, akhrinya timbul inisiatif dari para pengurus untuk mengadakan Musyawarah Cabang (MUSCAB) sebagai pengejawentahan dari AD/ART yang ada. Maka pada tanggal 2 juli 2003 di gelarlah MUSCAB I dengan tema "Bersama Membangun Bangsa" yang di hadiri oleh BPK. Prof. Mahfud MD, dan BPK. Arifin Zunaidi, sebagai perwakilan pengurus pusat PKB Jakarta, dan sekaligus pelantikan pengurus dengan ketua umum Saudara Rusdi Arif (sulawesi) untuk periode 2003 -2005.

III. TUJUAN DAN KEGIATAN PKB MESIR

Tidak bisa kita pungkiri bahwa 80% dari masyarakat Indonesia-Mesir adalah para pelajar yang menimba ilmu di Universitas al-Azhar. Oleh sebab itu, tidak heran jika massa dan para pengurus PKB MESIR kebanyakan adalah para mahasiswa. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan PKB di Indoneisa atau cabang PKB di negara-negara lain, seperti Saudi Arabia ataupun Malaysia. Ini semua disebabkan komunitas dan daerah yang berbeda-beda. Dari sini timbullah perbedaan tujuan dan cara berpartai.
PKB yang berada di Mesir lebih mengarah pada pengkaderan dan pengembangan intelektual. Hal ini sesuai dengan kecenderungan dan tujuan para Mahasiswa pada umumnya. Meskipun demikian, PKB MESIR juga tidak meninggalkan tujuan dan komitmen partai politik pada umumnya, yaitu pencarian massa guna pemenangan pemilu. Ini terbukti pada pemilu tahun 1999. PKB MESIR dapat meraih ranking kedua setelah PK [sekarang PKS]. Tentunya itu merupakan nilai tersendiri bagi sebuah partai.
Di antara tujuan dibentuknya Cabang PKB MESIR adalah mengarahkan para kader-kader bangsa yang memiliki potensi dan kemampuan tinggi ke dalam bidangnya masing-masing, dikhususkan dalam bidang politik. Oleh sebab itu, untuk melatih skill dan mengembangakan kemampuan mereka, telah dibentuk sebuah kajian politik, dimotori oleh para pengurus PKB MESIR, yang diadakan dalam dua minggu sekali. Nama kelompok kajian ini adalah ISPR (Institue of Strategic and Political Research).
Untuk mengetahui lebih jauh PKB MESIR, di sini kami cantumkan beberapa program dan kegiatan PKB MESIR, baik yang telah terlaksana ataupun yang belum terlaksana.
Secara umum, program kerja per-Departemen adalah:

A. DEPARTEMEN ORGANISASI, KEANGGOTAAN DAN PENGKADERAN
1. Akan menyelenggarakan Pelatihan lanjutan Pemberdayaan Politik Masyarakat (P3M)
2. Menjajaki kemungkinan temu Kader Luar Negeri
3. Mengadakan Kajian Politik keindonesiaan dan ketimur Tengahan tiga kali sebulan
4. Mengadakan silaturrahmi dengan berbagai organisasi di Kairo

B. DEPARTEMEN SUMBER DAYA PEREMPUAN
1. Mengadakan kursus terjamah koran berbahasa Arab dan pengkajian kitab-kitab turats.
2. Bekerja sama dengan bidang keputrian organisasi lain dalam mengadakan dialog publik.
3. Mengadakan bazar.
4. Mengadakan kursus Bahasa Inggris.

C. DEPARTEMEN MEDIA MASSA, JARINGAN INFORMASI DAN PENGEMBANGAN OPINI
1. Menerbitkan buletin BANGKIT pada tanggal 5 & 20 setiap bulannya
2. Meninjak lanjuti kerja sama dengan harian Duta Masyarakat guna menerbitkan artikel "berbobot" anggota PKB Perwakilan DKI Jakarta di Mesir
3. Mengaktifkan Web Site.

D. DEPARTEMEN SOSIAL DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
1. Mengadakan perkenalan dan silaturrahmi, shalat ghaib dan buka puasa bersama
2. Mengadakan silaturrahmi untuk mempererat ukhwah islamiyah
3. Bekerja sama dengan departemen lain dalam melaksanakan program.

E. DEPARTEMEN SENI DAN BUDAYA
1. Membentuk tim kesenian
2. Mengadakan pertandingan olah raga atau persahabatan
3. Berpartisipasi aktif dalam setiap acara

Adapun bentuk program dan kegiatan yang sudah berjalan, sebagaimana terlihat di bawah ini :

A. PELATIHAN PEMBERDAYAAN POLITIK MASYARAKAT I
Materi :
• Quo Vadis, Reformasi Politik Indonesia
• Reposisi Agama Dalam Negara
• Pluralisme Politik
Tutor :
• Prof. Dr. Bachtiar Aly, MA
• Mustafa Abdurrahman, MA
• Bukhari Sail Attahiri, Lc
• Dede Permana Nugraha, S. Ag
Tanggal : Selasa, 1 Juli 2003 Pukul 10:00 - 20:00
Tempat : Auditorium Wisma Nusantara [ Wisma Mahasiswa ]
Peserta : Pelatihan diikuti seluruh pengurus Partai,undangan dan anggota baru.

B. MUSYAWARAH CABANG I PKB MESIR
Tujuan MUSCAB I PKB,adalah:
• Membina dan memperkuat basis kader PKB di luar negri.
• Menyumbangkan beberapa alternatif jawaban bagi persoalan bangsa.
• Menyumbangkan gagasan-gagasan strategis mengenai investasi bangsa bagi masa depan yang lebih baik.
• Mendorong keterlibatan basis luar negri dalam membangun wacana politik sebagai dari fungsi pendidikan politik (civic education).
• Membangun rancangan–rancangan fundamental mengenai eksistensi dan peran Partai Kebangkitan Bangsa di tengah pergulatan bangsa menuju masa depan.

Tema : Membangun Komitmen Bangsa Sebagai Tonggak Reformasi Nasional. Muscab I PKB MESIR ini adalah serangkaian kegiatan pelatihan selama sehari pada tanggal 1 Juli 2003. Musyawarah Cabang I PKB akan menjadi puncak kegiatan tersebut.
Tanggal : Rabu, 2 Juli 2003
Tempat : Auditorium Wisma Nusantara [ Wisma Mahasiswa ]
Peserta : Seluruh anggota dan simpatisan PKB serta para tamu undangan

C. PELANTIKAN PENGURUS PKB
Pengurus PKB MESIR Periode 2002-2005 dilantik oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Prof. Dr. M. Mahfudz MD. Dan disaksikan oleh seluruh mahasiswa Mesir dengan dihadiri oleh Duta Besar dan seluruh perwakilan organisasi-organisasi yang ada di Mesir baik afiliatif, politik, kekeluargaan, bulletin dan organisasi induk mahasiswa.

D. DIALOG UMUM, bersama :
• Prof. Dr. M. Mahfud MD
• Prof. Dr. Bachtiar Aly, MA
• Drs. HZ Arifin Djunaidi, MBA

Tanggal : 12 Juli 2003, Pukul 18:00– 00.00
Tempat : Auditorium Shalah Kamil
Peserta : Seluruh anggota dan simpatisan PKB serta para tamu undangan

E. PELATIHAN PEMBERDAYAAN POLITIK II
Materi :
• Peran dan Fungsi Partai Politik dalam Demokrasi di Indonesia
• Dilema Hubungan Ormas dan Parpol
• Reposisi Agama dalam Negara
• Pluralisme Politik

Para Tutor :
• Prof. Dr. M. Mahfud MD
• Drs. HZ Arifin Djunaidi, MBA
Tanggal : 13 Juli 2003, Pukul 10:00– 13.00
Tempat : Auditorium Wisma Nusantara [ Wisma Mahasiswa ]
Peserta : Seluruh anggota dan simpatisan PKB serta para tamu undangan

F. RAPAT PENGURUS HARIAN
Tanggal : 07 Sept 2003
Tempat : Sekretariat PKB MESIR
Peserta : Seluruh Pengurus Harian

G. RAPAT PENGURUS PERDANA
Tanggal : 14 Sept 2003
Tempat : Sekretariat Bulletin BANGKIT
Peserta : Semua Pengurus Tanfidz dan Anggota Dewan Syura

H. DISKUSI POLITIK ISPR
( INSTITUTE OF STRATEGY AND POLITICAL RESEARCH )
Diskusi Pertama :
Tanggal      : 16 Sept 2003
Tempat      : Sekretariat PKB MESIR
Tema         : Menyoal Pendekatan Sentimen Agama, Reposisi Agama Sebagai Solusi
Presentator : M. Hasibullah Satrawi
Moderator   : Abdillah As'ad

Diskusi Kedua :
Tanggal : Kamis, 16 Oktober 2003
Tempat : Sekretariat PKB MESIR
Tema : Irak Dalam Rentang Sejarah, Mengkaji Hegemoni Sebuah Bangsa
Presentator : Sofia Agustina, Lc
Moderator : Yulaecha Fitria
Perserta : Semua anggota dan Simpatisan PKB Putra - Putri
Dikusi tersebut diadakan oleh Departemen Organisasi, Keanggotaan Dan Pengkaderan.

I. KAJIAN KITAB TURATS
Kajian Pertama :
Tanggal : Selasa, 30 September 2003
Tema : Thaharah
Presentator : Hj. Nur Dalia Baiti Lc.
Kajian Kedua :
Tanggal : Selalasa 07 Oktober 2003
Tema : Shalat
Presentator : Hj. Haniah Lc.
Kajian Ketiga :
Tanggal : Selasa 21 Oktober 2003
Tema : Jenazah
Presentator : Hj. Habibah Lc.
Kajian Keempat :
Tanggal : Selasa 25 Oktober 2003
Tema : Haji
Presentator : Hj. Habibah Lc.
Peserta : Semua anggota PKB Putri.

Diskusi tersebut diselenggarakan oleh Departemen Sumber Daya Perempuan.

J. SILATURRAHMI DAN SHARING IDE SESAMA WARGA
Tanggal : Ahad, 14 September 2003
Tempat : Kediaman Bapak H. Fadlolan Musyaffa`, Lc (Anggota Dewan Syura)
Peserta : Semua anggota PKB.

Dengan menghasilkan poin-poin sebagai berikut :
• Membentuk Panitia Pemenangan PEMILU 2004
• Mendata Anggota PKB Non-Mahasiswa
• Mengadakan kampanye dialogis
• Mengadakan kampanye dor to dor
• Mengadakan kompetisi Olah Raga dengan mengundang semua organisasi yang ada di Mesir.

K. KURSUS BAHASA INGGRIS
Jadwal : Seminggu sekali dimulai tanggal 5 Oktober 2003
Tempat : Sekretariat Bulletin BANGKIT
Tutor : Abduh (Comoro)
Perserta : Para anggota dan simpatisan PKB yang berminat.
Program ini diadakan oleh Departemen Sumber Daya Perempuan dan kursus ini sempat berjalan selama tiga bulan.

L. SILATURRAHMI DAN DIALOG BERSAMA IBU HARISAH
(BENDAHARA II PKB JATENG)
Tanggal : 14 Okt 2003
Tempat : Rumah Ketua Dewan Syura PKB MESIR
Tema : Sekilas PKB Jawa Tengah
Acara ini dihadiri oleh anggota dan simpatisan PKB MESIR

M. DIALOG PKB BEKERJA SAMA DENGAN PCI-NU MESIR
Pemateri :
• Muhammad Adnan (Semarang) Ketua Tanfidziyyah NU Jawa Tengah
• Abdur Rohman Cludori (Magelang) Ketua Dewan Suro PKB Jawa Tengah
• Muhammad Muzammil (Demak) Sekretaris Tanfidzi PKB Jawa Tengah
• Abdul Wachid (Grobogan) Pengurus Nu Jawa Tengah
• Muhammad Chanif Muslih (Semarang) Ketua PKB Jawa Tengah
Tema : Menilik Masa Depan NU Dan PKB
Tempat : Wisma Nusantara
Tanggal : 13 November 2003

Acara ini dihadiri oleh para kiai Jawa tengah dan rombongan yang berjumlah 89 orang yang sedang berkunjung ke Mesir dalam rangka ziarah ke Makam para Auliya' di Mesir sehabis Umrah Sunnah.

N. KONSOLIDASI DAN RAPAT PANITIA PEMENANGAN PEMILU 2004
Tanggal : 21 Februari 2004
Tempat : Sekretariat PKB MESIR

O. DISKUSI POLITIK
Acara ini diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Daarun Najah, Jakarta dengan mengundang Ketua PKB MESIR.
Tanggal : 08 Maret 2004
Tempat : Sekretariat Alumni Daarun Najah, Jakarta
Tema : Gus Dur, Fenomena dan Public Relation
Presentator : Muh. Rusydi Arif (Ketua Umum PKB MESIR)

Diantara kegiatan yang belum sempat terlaksana adalah :
1. Mengadakan dialog dan pertemuan kader PKB Cabang luar Negeri.
2. Mengaktifkan kembali web site PKB MESIR yang sempat On Line sebelumnya.
3. Membukukan karya-karya tulis kader PKB MESIR dalam bentuk buku guna untuk diterbitkan di Indonesia.
4. Mengadakan kerja sama dalam bentuk seminar dengan partai lain.

IV. PENUTUP

Inilah sedikit gambaran singkat tentang kiprah putara-putri bangsa yang sedang belajar di negri para Ambiaya' dalam pengabdiannya terhadap negara. Mereka berusaha untuk merefleksiakannya dalam sebuah wadah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tentunya dalam pengabdian ini tidaklah sebesar pengabdian mereka para tokoh-tokoh bangsa yang ada di tanah air.
Untuk itu sangatlah wajar jika dalam pengabdian ini masih banyak kekurangan, dan kekuarangsempurnaan. Maka kami sangat mengharapkan dukungan dan support yang tinggi dari berbagai pihak guna lebih memantapkan langkah kami dalam mengemban amanat sebagai 'duta bangsa' yang sedang menimba ilmu di negri kinanah ini.
Akhrinya hanya inilah yang bisa kami persembahkan. Semoga dengan ini bisa melihat peta perjuangan kami di luar negri, para putra - putri PKB yang ada di Mesir.